Kantor Pemerintah VS Kantor Swasta


Beberapa hari yang lalu ada dua pengalaman yang sangat bertolak belakang antara satu dan lainnya yang melahirkan tulisan ini
saya yakin banyak di antara kita yang tahu dan merasakan sendiri kejadiaanya
Pagi hari dengan semangat 45 karena ijin cutinya cuman setengah hari jam 8.15 sudah sampai di Bank Mandiri Wisma Batamindo untuk mengurus buku Rekening yang hilang.
Dengan sigap petugas Satpam membukakan pintu dan menyapa dengan ramah ” Selamat pagi pak,Ada yang bisa di bantu?.”
terus saya menyampaikan maksud saya dan dipersilakan untuk mengambil nomor antri.Sesampai di Customer servise,juga di sambut dengan hangat dan di akhir percakapan tak lupa dia mengucapkan,. “Ada lagi pak yang mau di tanyakan, terima kasih pak Selamat siang..”.sapanya sebelum saya bergegas pulang.
Dalam hati saya seandainya semua pelayanan umum seperti ini maka sungguh sangat menyenangkan..Tapi itu hanya sebagian contoh saja.
Satu jam berikutnya saya sudah sampai di kantor Camat di Batu Aji untuk mengurus KK yang kemarin camatnya lupa tanda tangan.
sehingga waktu saya mengurus paspor langsung di tolak dan di ruruh kembali
Sampai di Kantor Camat tak ada yang menyapa..apalagi membukakan pintu seperti di bank Mandiri tadi..petugas satpol PP juga sibuk mengobrol sambil merokok.langsung saja saya menuju salah satu loketnya dan mengutarakan maksud saya yang HANYA minta tandatangan camat. Oleh petugas pelayanan di suruhnya saya ke salah satu Ruangan di ujung.dan karena ngga tahu langsung saja saya nyelonong masuk,tanpa melihat bahwa orang -orang yang duduk diluar pintu juga antri.di dalam ruangan saya menyampaikan maksud saya dan di jawab dengan ketus oleh petugas..Silakan Tunggu di luar…
Karena tidak ada nomor antrian kami saling ingat saja siapa tadi yang di depan . Satu jam lebih saya menunggu akhirnya bisa masuk juga tanpa ada panggilan nomor antri .
Saya duduk dan bertanya.. lalu di jawab,” Pak Camat tidak ada di tempat pak”.!
Coba bayangkan…sudah menunggu satu jam lebih dan setelah menunggu Pak Camat tidak di tempat..hancur..bukan
terus saya bilang”.kenapa ibu dari tadi ngga bilang kalau pak Camat tidak di tempat,kan saya bisa langsung pulang tanpa menunggu lama seperti ini bu…
Dengan wajah dongkol langsung saya berdiri dan terus mengomel..Astafigrulah..
Sampai di luar masih di sambut oleh teriakan seorang bapak yang ngga terima KTP yang ia urus ternyata tertukar fotonya dengan orang lain.
Seandainya urusan seperti ini..di layani seperti Bank Mandiri tadi…tentu tidak seperti ini akhirnya…
Semoga bisa menjadi pengalaman berharga……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s